Bingung bagaimana menggunakan AC-mu saat musim hujan? Ini dia caranya!

Di musim penghujan biasanya suhu udara di Indonesia rata-rata turun hingga 3-5 derajat celcius. Hal ini membuat udara sekitar menjadi lebih sejuk. Meski begitu, bukan berarti fungsi AC sebagai pendingin ruangan menjadi tidak penting. Yang perlu kamu lakukan adalah menggunakan AC secara tepat. Berikut tips yang bisa kamu lakukan saat setel AC di musim penghujan:

  1. Gunakan Mode Dry, fungsi dari Mode Dry ini ialah menyerap udara lembab yang diakibatkan oleh hujan. Selain bisa menyerap lembab, mode tersebut juga bisa membantu kamu tetap merasa sejuk sekaligus menghemat tagihan listrik juga.
  2. Cek Kondisi Unit Outdoor, unit outdoor memang sudah dirancang sedemikian rupa sehingga tahan terhadap hujan yang besar sekalipun. Namun berbeda cerita dengan banjir. Pada musim penghujan dengan curah yang besar, banjir memang sangat mungkin terjadi. Oleh sebab itu, genangan air yang memasuki unit outdoor bukan tidak mungkin akan merusak komponen yang ada di dalamnya. untuk itu pastikan posisi unit outdoor kamu sudah pada posisi yang aman.
  3. Matikan AC Saat Tidak Digunakan. Saat kamu tidak ada di ruangan, usahakan untuk tidak meninggalkan pendingin udara dalam keadaan menyala. Sebab tidak hanya boros listrik, kamu juga berpotensi mengurangi keawetan AC karena dinyalakan secara terus menerus. Gunakan timer jika kamu khawatir lupa mematikan AC.
  4. Atur AC Dengan Suhu Yang Tepat, kamu juga perlu mengatur suhu AC dengan tepat supaya tidak terlalu dingin dan juga tidak terlalu panas. Set pada 24 derajat celcius untuk rekomendasi suhu agar tubuh lebih nyaman.

4 Tips Hemat Listrik Menggunakan AC Saat Lebaran #dirumahaja

Libur Lebaran sebentar lagi! Tapi Pandemi Covid19 bikin kita harus liburan #dirumahaja nih. Apalagi penggunaan AC disaat liburan bikin tagihan listrik melonjak drastis karena pemakaiannya meningkat. Berikut tips buat kamu yang mau liburan tetap sejuk #dirumahaja tanpa perlu khawatir tagihan listrik naik:

  1. AC menyala pada ruangan tertutup. Sirkulasi udara pada sebuah ruangan ber-AC akan memengaruhi kekuatan AC. Jika AC menyala pada ruangan yang terbuka akan membuat sensor suhu tidak stabil dan cenderung terus mengeluarkan energi lebih. Hal ini juga mengakibatkan suhu di ruangan tersebut tidak cepat dingin karena sirkulasi udara yang terbuang ke ruangan lain sehingga kinerja AC tidak efisien.
  2. Pengaturan derajat suhu. Beberapa jenis AC memiliki minimal suhu pada kisaran 16º celcius. Pengaturan suhu pada angka minimal temperatur tidak disarankan untuk jangka lama karena kompresor pada AC akan bekerja terus-menerus tanpa henti yang mengakibatkan tagihan listrik semakin membengkak. Temperatur suhu yang dianjurkan saat menggunakan AC adalah pada 24ºC. Pada suhu tersebut kompresor akan berhenti bekerja jika suhu sudah tercapai.
  3. Penggunaan mode powerful atau turbo. Mode powerful atau turbo dapat digunakan pada penggunaan AC pada tahap awal. Setelah ruangan dirasa cukup dingin segeralah kembalikan ke mode normal. Jika mode powerful atau turbo ini digunakan pada jangka waktu yang lama akan membuat kompresor dan fan pada AC cepat panas yang memakan daya listrik lebih besar.
  4. Tidak perlu mematikan AC jika hanya sebentar. Sebagian orang berpikir bahwa jika meninggalkan ruangan ber-AC dan mematikan sebentar kemudian menyalahkannya kembali. Hal tersebut tidak dianjurkan karena kompressor membutuhkan daya 20-30% lebih besar ketika AC dinyalakan pertama. Sebaiknya biarkan saja AC menyala pada ruangan jika hanya akan bepergian 15-30 menit saja karena kondisi AC yang stabil akan membuat tagihan listrikmu juga stabil.

Semoga tips diatas bisa membantu kamu menghemat tagihan listrik saat liburan #dirumahaja, Selamat menjelang lebaran 😀